Bahaya Batu Empedu Jika Tidak Dibuang

Bahaya Batu Empedu Jika Tidak Dibuang

Bahaya Batu Empedu Jika Tidak Dibuang

Bagaimana Bahaya Batu Empedu Jika Tidak Dibuang baik dengan cara operasi atau cara alternatif lainnya?? Dampak batu empedu tidak diobati yang pertama adalah penyumbatan pada usus, yang berawal dari perut terasa sakit lalu berpindah ke arah tulang belikat bagian punggung. Rasa sakit semakin bertambah jika makan makanan yang tinggi lemak. Tanda dan gejala ketika usus tersumbat, biasanya penderita mengalami mual², muntah, tubuh berkeringat dingin, muncul gatal², demam, sulit untuk buang gas, kram perut dan nafsu makan hilang.

Efek batu empedu dibiarkan selanjutnya mengakibatkan peradangan pada pankreas. Peradangan disebabkan karena enzim pencernaan bergabung dengan saluran yang mengarah ke cairan empedu sebelum mencapai bagian usus. Ciri-ciri terjadinya peradangan pada pankreas seseorang mengalami denyut jantung yang cepat, tubuh tiba-tiba berkeringat banyak, punggung sakit, batuk², demam serta tekanan darah rendah.

Bahaya batu empedu bisa menyebabkan timbulnya sel kanker yang tumbuh di sekitar kantong cairan empedu. Kantong empedu mengalami peradangan yang disebut juga kolesistitis bisa terjadi jika terserang penggumpalan kolesterol dalam jumlah banyak. Kondisi ini biasanya membawa si penderita mengalami sakit yang begitu hebat pada perut bagian atas, hingga terasa saat tersentuh sedikit oleh tangan

Penurunan berat badan rentan terjadi pada penderita penyakit batu empedu, karena makanan yang mereka konsumsi sari nutrisinya tidak akan bisa menyebar dengan baik keseluruh tubuh akibat sistem pencernaanya sedang terganggu

Batu empedu yang semakin hari dibiarkan, tentu sedikit demi sedikit akan menyumbat saluran kandung kemih hingga menyebabkan empedu mengalami pembengkakan yang dapat berisiko tinggi mempercepat terjadinya gagal ginjal. Saat pembengkakan terjadi gejala yang dirasakan mereka hampir sama seperti komplikasi lainnya, mulai dari nyeri perut melilit, mual, muntah, mengalami gas usus, mudah lelah, perut kembung, serta tubuh pegal-pegal.

Jika saluran empedu tersumbat akan menyebabkan cairan empedu menumpuk dan berpindah pada hati, sehingga akibatnya kadar bilirubin meningkat drastis dalam darah. Kondisi ini bisa berujung menyebabka tubuh lemah dan metabolisme tubuh dalam keadaan tidak stabil. Tinja yang berubah kecoklatan serta warna kulit dan mata menjadi kuning termasuk gejala yang alami saat terjadi penyumbatan pada saluran empedu.

Disamping mengalami peradangan, kantung empedu juga bisa pecah karena pengendapan batu ginjal yang terlalu besar bisa mempercepat proses pembusukan dan akan menyebabkan desakan kuat pada dingin kantung, berakhir menimbulkan iritasi dan luka. Ukuran luka bisa semakin lebar jika batu tidak segera dihilangkan. Kantung pun kemudian akan pecah. Selain nyeri perut, salah satu tanda kantung empedu pecah adalah seringnya bersendawa.

Kantung empedu yang pecah dapat mengembangkan terjadinya penurunan jumlah trombosit pada penderita. Tubuh penderita jadi lemas, cepat lelah, sering mengantuk, wajah terlihat pucat dan kusam, dehidrasi, serta sering pingsan

Batu empedu yang menyerang diawal usia kehamilan wanita bisa menyebabkan keguguran. Wanita yang sedang hamil mempunyai hormon progesterone yang menjadikan rasa nyaman dan rileks pada seluruh organ tubuh, tetapi cairan empedu selalu mempengaruhi hormon. Pelepasan cairan yang tersendat sendat dapat sedikit demi sedikit membentuk endapan yang akhirnya semakin membesar dan menjadi batu empedu yang dapat mempengaruhi kesehatan janin. Demikian sedikit informasi mengenai Bahaya Batu Empedu Jika Tidak Dibuang. Semoga artikelnya bermanfaat dan salam sehat, by kolom herbal

baca juga :

Bahaya Batu Empedu Jika Tidak Dibuang

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.