Efek Negatif Bekerja Shift Bagi Kesehatan

Efek Negatif Bekerja Shift Bagi Kesehatan,- Bekerja merupakan suatu keharusan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun ada beberapa jenis pekerjaan yang mengharuskan karyawannya bekerja di malam hari, seperti petugas keamanan, pegawat rumah sakit, pilot, penjaga toko 24 jam dan pegawai bar atau caffe yang buka di malam hari saja. Sebuah penelitian pernah menyebutkan kalau bekerja mampu menyehatkan tubuh karena menghindarkan kita dari stres.

Namun tahukah Anda, bekerja juga memiliki dampak negatif bagi kesehatan jika dilakukan dalam bentuk shift. Bagi Anda yang memiliki jam kerja yang bergantian sesuai shift yang ditentukan, sebaiknya waspadai dampak negatif dari hal tersebut.

Efek Negatif Bekerja Shift Bagi Kesehatan

Efek Negatif Bekerja Shift Bagi KesehatanKerja shift sendiri biasa diartikan sebagai pekerjaan pada jam tertentu yang diupayakan oleh perusahaan untuk memaksimalkan produktivitas. Namun, berdasarkan hasil penelitian bahwa kerja shift dapat meningkatkan risiko gangguan tertentu dan memiliki dampak negatif bagi kesehatan pekerja, karena pada dasarnya jam internal tubuh kita dirancang untuk aktif pada siang hari dan tidur di malam hari.

Berikut beberapa dampak negatif bekerja shift bagi kesehatan yang harus Anda ketahui, seperti :

  • Mengganggu Jadwal Tidur
    Pekerja shift dapat diidentifikasikan dalam kelompok yang kekurangan waktu tidur kata Dr Charles Samuels, beliau juga menambahkan, pekerja shift umumnya akan lebih sulit tidur pada siang hari karena mengalami pertentangan dengan jam alamiah tidur. Sekitar 10% dari orang bekerja shift mengalami masalah tidur seperti insomnia.
  • Meningkatkan Risiko Kanker
    Bekerja di shift meningkatkan risiko kanker payudara hingga 30 persen bagi wanita, demikian menurut penelitian dalam International Journal of Cancer.Penyebab kenapa risiko kanker payudara bisa meningkat adalah terjadinya ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, salah satunya melatonin yang seharusnya diproduksi ketika seseorang sedang tidur. Namun akibat bekerja, tubuh tidak memproduksi hormon tersebut dan mengalami peningkatan risiko kanker.
  • Meningkatkan Ridiko Terkena Penyakit Jantung
    Bekerja pada malam hari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Berdasarkan penelitian melibatkan 34 studi dan hasilnya memperlihatkan bahwa pekerja yang bekerja pada malam hari memiliki risiko 7% terkena serangan jantung, 1,6 stroke iskemik, dan 7,3% jantung koroner.
  • Menyebabkan Obesitas
    Penelitian di Bringham and Women’s Hospital mengungkapkan bahwa tidur terlalu sebentar atau tidak sesuai dengan jam tubuh akan menyebabkan obesitas. Obesitas terjadi karena adanya penurunan leptin (hormon yang mengatur berat badan) dan dapat meningkatkan selera makan dua kali lipat.
  • Berisiko Terkena Diabetes Tife 2
    Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Occupational & Environmental Medicine terhadap 226.652 partisipan, mereka yang bekerja malam hari memiliki risiko 1.09 kali lebih besar mengidap diabetes. Lalu, studi berikutnya dalam jurnal PLoS Medicine memperlihatkan bahwa pekerja yang memiliki waktu kerja shift berisiko mengidap diabetes tipe 2, hal itu disebabkan oleh dampak pergantian waktu terhadap aktivitas insulin yang menyebabkan naiknya gula darah dalam tubuh.

Bekerja di waktu yang lama dan tetap terjaga sepanjang hari pastinya membuat tubuh menjadi lelah. Idealnya, tubuh membutuhkan istirahat di malam hari, namun karena kondisi pekerjaan membuat tubuh tidak dapat beristirahat. Akibatnya penyakit yang berhubungan dengan ritme sirkadian dapat muncul. Semoga artikel ini bermanfaat, salam sehat.

Posted by Kolom Herbal

Baca juga : Obat Diabetes Paling Ampuh

Efek Negatif Bekerja Shift Bagi Kesehatan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *