Gejala Dan Penyebab Penyakit Campak Juga Pengobatannya

Gejala Dan Penyebab Penyakit Campak Juga Pengobatannya

Gejala Dan Penyebab Penyakit Campak,- Apakah anda sedang mencari informasi mengenai Gejala Dan Penyebab Penyakit Campak?. Jika iya anda datang ke tempat yang tepat, karena disini semuanya ada. Mulai dari penjelasan berbagai penyakit dan kesehatan lainnya sampai obat herbal yang direkomendasikan untuk berbagai penyakit.

Sebelumnya saya sudah membahas informasi mengenai 10 Ciri-Ciri Penyakit Campak Pada Anak Yang Harus Di Waspadai. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi kepada anda mengenai Gejala Dan Penyebab Penyakit Campak. Ingin tahu apa saja penyebab dan gejala penyakit tersebut?kalau begitu mari simak penjelasan berikut ini.

Penyakit Campak

Gejala Dan Penyebab Penyakit Campak Campak merupakan infeksi virus yang ditandai dengan munculnya ruam diseluruh tubuh dan sangat menular. Campak bisa sangat mengganggu dan mengarah pada komplikasi yang lebih serius. Gejala Dan Penyebab Penyakit Campak akan mulai muncul sekitar satu atau dua minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh. Bercak atau ruam yang berwarna merah kecokelatan ini akan muncul di kulit setelah beberapa hari kemudian.

Urutan kemunculan bercak ini dari belakang telinga, sekitar kepala, kemudian ke leher. Dan pada akhirnya ruam akan menyebar ke seluruh tubuh. Selain itu, penderita juga berpotensi mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening di leher. Penyakit ini disebut juga dengan rubeola atau campak merah.

Penyebab Penyakit Campak

Penyakit Campak diakibatkan oleh virus yang sangat menular. Penularan dapat terjadi jika menghirup air di udara seperti bersin, batuk, atau ludah yang mengandung virus dari penderita. Selain itu, barang-barang yang terkontaminasi virus juga bisa menyebabkan anda mengalami penyakit ini.

Virus penyebab penyakit campak ini dapat bertahan di udara dan di permukaan kurang lebih 2 jam lamanya. Itu akibatnya, jika anda menyentuh barang yang terkena virus penyakit campak, lalu tidak sengaja mengucek mata, menempelkan ke tangan, hidung, atau mulut, dan anda bisa saja terinfeksi.

Gejala Penyakit Campak

Gejala awal penyakit campak ini terjadi sekitar satu atau dua minggu setelah tertular virus. Gejala akan menghilang kurang lebih dua minggu setelahnya. Dan berikut ini adalah beberapa gejala awal yang akan dialami oleh penderita campak, antara lain:

  • Diare
  • Nyeri
  • Demam Tinggi
  • Lemas Dan Letih
  • Muntah-Muntah
  • Tidak bersemangat dan kehilangan selera makan
  • Mata merah, bengkak, dan sensitif terhadap cahaya
  • Tanda-tanda menyerupai pilek seperti sakit tenggorokan, batuk kering, dan hidung beringus
  • Bercak kecil berwarna putih keabu-abuan di mulut dan tenggorokan

Ruam campak akan muncul empat hari setelah gejala pertama muncul, dan bertahan selama satu minggu. Pada awalnya akan muncul dari belakang telinga, lalu menyebar ke bagian kepala dan leher, sehingga sampai ke seluruh tubuh. Bercak-bercak yang tadinya berukuran kecil akan membesar dengan cepat, sehingga pada akhirnya menyatu.

Pengobatan Penyakit Campak

Pada dasarnya untuk penanganan penyakit ini adalah dengan terapi suportif. Karena virus penyebab penyakit campak ini bersifat self limiting disease, sehingga penyakit ini idealnya dapat sembuh dengan sendirinya.

Namun, jika anda tetap harus mengendalikan perkembangan virus didalam tubuh anak, agar tidak menyebar ke organ vital lainnya, seperti otak dan paru. Dan berikut adalah langkah yang dapat anda lakukan untuk mengatasi campak pada bayi dan anak anda :

  1. Banyak istirahat
  2. Batasi Kontak dengan lingkungan sekitar
  3. Perhatikan asupan makanan
  4. Jangan jarang mandi
  5. Minum banyak air putih
  6. Minum obat pereda nyeri

Nah, itulah penjelasan saya kali ini mengenai Gejala Dan Penyebab Penyakit Campak Juga Pengobatannya. Semoga apa yang saya sampaikan kali ini bisa bermanfaat untuk anda semua dan bisa memberikan wawasan lebih luas lagi. Terimakasih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.