Penderita Polip Rahim Apakah Bisa Hamil ?

Penderita Polip Rahim Apakah Bisa Hamil?? Seringkali pertanyaan itu yang dilontarkan oleh wanita penderita polip rahim. Jelas saja, mendapat kesempatan untuk memiliki anak adalah dambaan bagi setiap wanita yang sudah menikah. Polip rahim merupakan ancaman dan salah satu penyakit yang membuat khawatir para kaum wanita atau bagi para calon ibu, maka setidaknya kita harus memahami apa dampak dan akibat polip rahim, bagaimana bahayanya dan apa tindakan terbaik yang seharusnya dilakukan.

Efek Polip Rahim pada Kesuburan

Polip rahim adalah tumor jinak yang jenis pertumbuhannya dapat terjadi di dalam rahim. Juga dikenal sebagai polip endometrium, pertumbuhan ini harus segera diatasi dan ditindak lebih lanjut. Meskipun gejala polip rahim bisa memiliki efek pada kesuburan, menghilangkan polip secara signifikan dapat meningkatkan peluang anda untuk hamil.

Penderita Polip Rahim Apakah Bisa Hamil

Penderita Polip Rahim Apakah Bisa Hamil ?

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa polip rahim memiliki dampak yang signifikan bagi kesuburan. Wanita yang terkena polip harus segera melakukan tindakan penghapusan polip, karena dapat memperbesar peluang untuk bisa hamil, dibandingkan dengan yang tidak. Sebuah studi juga mengemukakan bahwa ketika polip telah dihilangkan, tingkat kehamilan adalah 63%, namun jika tidak hanya 28%.

Studi lain juga menemukan bahwa daerah yang paling umum di dalam rahim untuk polip endometrium dapat ditemukan pada dinding posterior uterus. Menariknya, polip yang ditemukan di bagian kornu uterus (daerah pembukaan saluran tube ke dalam rahim) dikaitkan dengan kesempatan yang lebih tinggi dari kehamilan ketika polip dihilangkan dibandingkan dengan menghilangkan polip dari lokasi lain dalam rahim. Hal ini menunjukkan bahwa polip di lokasi ini lebih mungkin terkait dengan kesulitan dalam kehamilan.

Namun alasan yang tepat bahwa polip mempengaruhi kesuburan belum diketahui dengan pasti, tetapi ada pula yang menungkapkan mungkin terkait dengan peradangan yang terjadi pada lapisan rahim. Ada beberapa bukti bahwa tubuh terkena polip yaitu meningkatnya peradangan dan membuat sel telur sulit dibuahi dalam proses penanaman di dalam rahim. Peradangan rahim sangat berkaitan dengan polip, dalam teori ini. Polip rahim juga dapat meningkatkan resiko keguguran pada ibu hamil.

Gejala Polip Endometrium

Banyak wanita dengan polip mengalami pendarahan berat saat haid, pendarahan mungkin juga tidak teratur. Pendarahan antar periode adalah tanda lain dari polip endometrium. Namun, untuk sejumlah besar pasien, satu-satunya tanda polip adalah interfilitas. Karena itu, dokter akan melakukan USG untuk mencari tahu penyebab dari interfilitas.

Pengobatan Polip Endometrium

Dokter akan bertanya tentang riwayat menstruasi Anda, anda harus menyebutkan gejala yang tidak biasa yang anda alami, seperti pendarahan yang berlebihan atau timbulnya bercak antar periode. Dokter juga akan menanyakan mengenai apakah anda mengalami kesulitan hamil.

baca juga: obat untuk melancarkan haid

Selain itu dokter juga akan melakukan pemeriksaan ginekologi dan dapat memerintahkan tes tambahan atau prosedur. Tes-tes berikut mungkin akan termasuk selama proses pengobatan, diantaranya :

  • Transvaginal Ultrasound, adalah dimana alat genggam yang ramping disebut transducer USG dimasukkan ke dalam vagina. Alat ini dapat memancarkan gelombang suara, yang memberikan gambar dari dalam rahim, termasuk penyimpangan yang mungkin ada.
  • Sonohisteroskopi, adalah proses yang mungkin dilakukan setelah USG transvaginal, yaitu sebuah cairan steril dimasukkan ke dalam rahim melalui tabung tipis yang disebut catheter. Cairan menyebabkan rahim untuk memperluas, dan berguna untuk memberikan gambar yang jelas dari setiap pertumbuhan dalam rongga rahim selama prosedur USG.
  • Histeroskopi, dapat digunakan untuk mendiagnosa atau mengobati polip rahim. Selama proses ini, dokter akan memasukkan tabung panjang tipis dengan teleskop menyala (hysteroscope) melalui vagina dan leher rahim menuju ke dalam rahim. Histeroskop memungkinkan dokter untuk memeriksa bagian dalam rahim. Histeroskopi kadang-kadang digunakan dalam kombinasi dengan pembedahan untuk mengangkat polip. (baca: biaya operasi angkat rahim)
  • Biopsi Endometrium, yaitu proses dimana dokter menggunakan alat plastik lembut untuk mengumpulkan jaringan dinding bagian dalam rahim. Sample dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pengujian untuk menentukan apakah ada kelainan yang hadir atu tidak.
  • Kuretase, dokter akan menggunakan alat logam panjang yang disebut kuret untuk mengumpulkan jaringan dari dinding bagian dalam rahim. Kuret memiliki lingkaran kecil di ujung yang memungkinkan dokter untuk mengikis jaringan atau polip. Jaringan atau polip yang dihapus akan dikirim ke laboratorium untuk melewati pengujian apakah ada tidaknya sel-sel kanker yang hadir atau tidak.

Dengan pengobatan yang tepat, sebagian besar wanita yang memiliki polip rahim dapat hamil. Oleh karena itu, penting untuk memberitahu dokter jika anda mengalami gejala atau riwayat polip uterus, terutama jika anda sedang berusaha untuk hamil.


INGIN BEBAS DARI POLIP RAHIM AGAR BISA HAMIL ??

Kami Punya SOLUSINYA !!
KINI HADIR… QnC Jelly Gamat, Solusi untuk Menyembuhkan Polip Endometrium TANPA OPERASI

Telah teruji klinis dan TERBUKTI AMPUH mengobati polip rahim secara ALAMI dengan reaksi cepat. Legalitasnya terjamin dengan terdaftar di DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 serta bersertifikat HALAL dari MUI.

Harga QnC Jelly Gamat MURAH, Hanya Rp 155.000 perbotol, belum termasuk ongkir.
>> BELI BANYAK, HARGA LEBIH MURAH <<

INFORMASI PEMESANAN KLIK → Ahlinya Obat Polip Endometrium

 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan bisa sedikit menjawab pertanyaan para calon ibu mengenai apakah penderita polip rahim bisa hamil.

Salam sehat… By www.kolomherbal.com

Penderita Polip Rahim Apakah Bisa Hamil

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *